Iklan

PWI Kepri Dilantik Ulang, Bawa Spirit “DNA Pejuang” dan Siap Hadapi Tantangan Era AI

Kamis, 17 September 2026, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-18T00:00:10Z

 


BATAM.Suara Inovatif. Com

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) resmi dilantik ulang untuk melanjutkan sisa masa bakti 2023–2028. Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).


Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan kembali organisasi sekaligus konsolidasi insan pers di Provinsi Kepulauan Riau. Kepengurusan PWI Kepri mengusung spirit “DNA Pejuang” dengan komitmen memperkuat sinergi bersama pemangku kepentingan, sembari tetap menjaga profesionalisme dan marwah jurnalistik.


Dalam prosesi tersebut, Saibansah Dardani dilantik sebagai Ketua PWI Kepri, Alfian Lumban Gaol sebagai Sekretaris, dan Nizamul Akhyar sebagai Bendahara, bersama jajaran pengurus harian lainnya.


Turut dilantik Marganas Nainggolan sebagai Ketua Dewan Penasihat serta Parna E. Simarmata sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, beserta sekretaris dan anggota. Sementara Ramon Damora dipercaya sebagai Ketua Dewan Pakar bersama jajaran anggotanya.


Pelantikan dihadiri sejumlah jajaran PWI Pusat, antara lain Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal Marthen Slamet Susanto, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Zulkifli Ganni Ottoh, serta Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Aat Surya Safaat.


Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri juga hadir, di antaranya Ketua LAM Batam Kepri Yang Mulia Dato Wira Setia Utama Raja M. Amin, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, serta jajaran Forkopimda Kepri lainnya.


Munir: Wartawan Harus Memiliki “Verifikasi Hati”

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam amanatnya mengatakan pelantikan ulang PWI Kepri merupakan bagian dari upaya menyatukan kembali potensi wartawan setelah dinamika organisasi di tingkat nasional berakhir melalui Kongres Persatuan pada Agustus 2025.


Munir menekankan bahwa sejarah PWI tidak dapat dilepaskan dari perjalanan perjuangan bangsa Indonesia.


“PWI lahir dari tangan para wartawan pejuang yang turut mempertahankan kemerdekaan RI. Keberadaan PWI ini memiliki DNA Pejuang di setiap zaman—mulai dari era pra-kemerdekaan, kemerdekaan, reformasi, hingga era disrupsi informasi saat ini,” ujar Munir.


Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru bagi profesi wartawan. Karena itu, wartawan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kecepatan teknologi dalam memperoleh dan mengolah informasi.


“Di era AI, wartawan harus punya verifikasi hati dan perasaan, hal yang tidak dimiliki oleh AI, meskipun teknologi bisa menduplikasi banyak hal. Wartawan jangan termanfaatkan oleh teknologi, tetapi harus menjadi pengguna teknologi informasi yang bijak dan bermanfaat,” katanya.


Pesan tersebut menempatkan kemampuan verifikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab jurnalistik sebagai hal penting di tengah derasnya produksi informasi berbasis teknologi.


DPRD dan Polda Kepri Dorong Sinergi

Komitmen PWI Kepri untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak mendapat respons dari jajaran Forkopimda Kepri.


Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan mengatakan wartawan memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat.


“Saya pribadi memperoleh banyak pelajaran berharga dari teman-teman wartawan. Kami siap bersinergi dengan PWI demi kepentingan bangsa dan daerah khusus Provinsi Kepri,” ujar Iman.


Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.


“Peran media sangat besar dan kami banyak belajar dari pers. Selamat kepada pengurus yang baru dilantik,” kata Anom.


Ia berharap PWI Kepri dapat terus berkembang dan mampu menghadapi berbagai tantangan jurnalistik ke depan.


“Semoga PWI Kepri menjadi organisasi yang mampu menjawab tantangan masa depan, sekaligus menjadi perekat antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh stakeholder agar Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif,” tuturnya.


Langsung Gelar OKK dan UKW

Usai pelantikan, PWI Kepri langsung mengagendakan sejumlah kegiatan untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi anggotanya.


Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) digelar pada Kamis (17/9/2026) di Harmoni One, Batam Center. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai organisasi, kode etik, hukum serta advokasi wartawan.


Selanjutnya, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dijadwalkan berlangsung pada 18–19 September 2026 di Balairungsari BP Batam.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PWI Kepri dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan di wilayah Kepulauan Riau.


Pelantikan ulang ini sekaligus menjadi momentum bagi kepengurusan PWI Kepri untuk memperkuat konsolidasi internal dan kembali menempatkan profesionalisme, independensi, integritas, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik sebagai landasan dalam menjalankan tugas kewartawanan.


Di tengah perubahan lanskap media dan perkembangan AI, tantangan wartawan bukan hanya soal siapa yang paling cepat menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana memastikan informasi tersebut telah melalui proses verifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • PWI Kepri Dilantik Ulang, Bawa Spirit “DNA Pejuang” dan Siap Hadapi Tantangan Era AI
  • 0

Terkini