Karimun. Suara Inovatif. Com
Pemerintah Kabupaten Karimun memfasilitasi pertemuan antara perwakilan taksi online, taksi konvensional, dan sopir oplet guna mencari solusi atas polemik yang terjadi di kawasan Pelabuhan Taman Bunga. Pertemuan tersebut digelar di Ruang Rapat Gunung Papan, kompleks perkantoran Bupati Karimun.
Usai pertemuan, Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Tohap, menyampaikan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan terkait titik penjemputan penumpang bagi taksi online.
“Sudah disepakati tadi antara kedua belah pihak dan kami dari pemerintah mencoba mempertemukan serta mencari win win solution. Harapan kami para pihak mentaati apa yang telah disepakati sehingga nanti di lapangan bisa berjalan dengan damai, rukun dan tertib,” ujar Tohap saat dikonfirmasi awak media.
Tohap yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan bahwa lokasi penjemputan penumpang taksi online ditetapkan di kawasan antara BBC dan Tugu Keris, tepatnya di samping Gedung PKK.
“Titik jemput di kawasan Pelabuhan Taman Bunga dapat kita putuskan sesuai dengan arahan dewan pembina, yaitu antara BBC dengan Tugu Keris, tepatnya di samping Gedung PKK,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa area tersebut saat ini merupakan lokasi parkir sehingga akan dilakukan peninjauan dan survei bersama guna menentukan titik yang tepat.
“Antara BBC dengan Tugu Keris akan kita tentukan titik pastinya. Area tersebut nantinya akan disterilkan sebagai titik penjemputan penumpang,” katanya.
Meski demikian, Tohap menegaskan bahwa lokasi tersebut hanya diperuntukkan untuk penjemputan penumpang, bukan sebagai tempat mangkal maupun parkir bagi taksi online.
“Tapi perlu diingat, lokasi itu hanya diperuntukkan untuk menjemput penumpang, bukan digunakan untuk mangkal ataupun parkir,” tegasnya.
Ia berharap kebijakan ini dapat mengakhiri polemik antara pengemudi taksi online dan taksi pangkalan yang selama ini kerap terjadi di wilayah Pelabuhan Taman Bunga.
“Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut,” kata Tohap mengakhiri.
Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Taksi Pelabuhan Taman Bunga, Jefri, menyatakan pihaknya menerima keputusan terkait titik penjemputan tersebut.
“Alhamdulillah, ini sesuai dengan kesepakatan dan usulan pembina kami, Pak Rocky, bahwa titik penjemputan taksi online berada di kantor PKK,” ucap Jefri.
Ia juga berharap para pengemudi taksi online dapat mematuhi kesepakatan yang telah dibuat bersama demi terciptanya suasana yang kondusif dan tertib di kawasan pelabuhan.
“Kita harap taksi online mentaati kesepakatan bersama ini,” pungkas Jefri (Rahotan)




